Rabu, 18 Juli 2007

SEPIA

Seperti manusia, sebuah organisasi kini dipandang bagaikan individu. Organisasi dapat memiliki karakter dan juga kompetensi. Dengan demikian, kerangka SEPIA dapat digunakan untuk evaluasi harmoni sebuah perusahaan. Bagaimana sisi Spiritual perusahaan tersebut? Bagaimana sisi Emosional nya? Bagaimana pula dengan Power, Intelektual dan Aspirasi nya?Spiritual. Perusahaan-perusahaan besar yang bertahan lama seperti Disney, GE, dsb, ternyata memiliki nilai-nilai spiritual yang diwariskan. Nilai-nilai spiritual ini biasanya tertuang dalam misi perusahaan. Disney misalnya, mempunyai misi sederhana namun jelas pesannya, "Make People Happy". Ini adalah sebuah nilai spiritual yang bila diresapi oleh pelakunya akan memunculkan suatu perasaan yang mendalam. Bayangkan, bila seseorang tahu bahwa semua tindakannya, kerja kerasnya, dedikasinya, akan membuat orang lain yang dilayaninya menjadi senang dan gembira, tentu motivasi spiritual dirinya akan bangkit. Bukankah merupakan suatu perbuatan mulia ketika kita dapat membuat gembira orang lain? Misi perusahaan yang mempunyai nilai spiritual tinggi akan membawa makna yang mendalam bagi karyawannya. Perusahaan semacam ini dapat berharap mendapatkan orang-orang terbaik dengan motivasi tinggi.Emosional. Seperti layaknya individu, keberhasilan perusahaan juga ditentukan oleh karakter budaya perusahaan. Nilai-nilai utama seperti ketekunan, kesabaran, kesalingtergantungan (interdependensi), simpati-empati, budaya pembelajar, dll, adalah bentuk-bentuk karakter emosi perusahaan-perusahaan yang unggul. Seperti manusia, perusahaan yang mempunyai 'kecerdasan emosi' tinggi akan berpeluang lebih besar untuk sukses.Power. Sudahkan perusahaan kita mengembangkan kecerdasan power? Mampukah mendeteksi kekuatan sendiri maupun pihak lain, kemudian mengelolanya? Mampukah menjalin sinergi untuk menciptakan lompatan kuantum dalam produktifitas? Perusahaan yang memiliki kecerdasan power akan terus secara kreatif menciptakan sinergi dengan pihak lain, dan memanfaatkan seluruh sumber daya baik jaringan, keuangan, aspek legal, politik, strategi, citra yang baik, dan berbagai bentuk kekuatan lainnya.Intelektual. Kekuatan daya cipta menjadi tumpuan utama menghasilkan produk maupun jasa yang dibeli oleh pelanggan. Perusahaan yang berkelanjutan (sustain) memerlukan syarat daya cipta, baik murni hasil sendiri, maupun adaptasi dari pihak lain. Daya cipta ini terwujud baik dalam bentuk barang, sistem, pelatihan, gagasan, dan lainnya. Daya cipta adalah energi yang membuat perusahaan mampu terus berkembang. Dapatkah kita menyebutkan kekuatan 'kecerdasan intelektual' organisasi kita?Aspirasi. Inilah panduan utama yang memberi inspirasi bagi seluruh komponen perusahaan. Aspirasi sering disebut sebagai Visi perusahaan. Ini adalah bayangan keadaan atau kondisi perusahaan di masa depan. Menjadi seperti apakah perusahaan kita 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, 20 tahun lagi? Kecerdasan aspirasi sebuah perusahaan yang diwujudkan dalam bentuk Visi yang inspiratif akan memberikan panduan yang jelas bagi seluruh karyawan untuk mewujudkannya.SEPIA adalah kerangka evaluasi untuk menyeimbangkan dan mengharmoniskan berbagai sisi perusahaan. Dengan keseimbangan karakter dan kompetensi, perusahaan akan berpeluang lebih baik untuk meraih sukses.